Infobengkuluselatan.com – Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, menghadiri acara Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkulu Selatan masa khidmat 2025–2030 yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (22/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Pengukuhan kepengurusan MUI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ulama sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis serta mendukung pembangunan di berbagai sektor.

Kehadiran Bupati H. Rifai Tajudin dalam acara tersebut menunjukkan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terhadap eksistensi dan peran MUI sebagai pilar umat. MUI dinilai memiliki posisi penting dalam membimbing umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MUI tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkumpulnya para ulama, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah.

“MUI bukan hanya wadah ulama tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas, memperkuat nilai keagamaan serta merawat persatuan dan kerukunan masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menyangkut pembinaan mental dan spiritual masyarakat. Oleh karena itu, peran MUI dinilai sangat vital dalam membangun karakter masyarakat yang religius, toleran, dan berakhlak mulia.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang damai dan sejahtera. Ulama diharapkan mampu menjadi penuntun umat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Bupati juga mengajak seluruh pengurus MUI yang baru dikukuhkan untuk terus meningkatkan peran aktif dalam memberikan edukasi keagamaan yang menyejukkan serta mendorong semangat persatuan di tengah keberagaman.

“Sinergi yang kuat antara ulama dan pemerintah daerah akan melahirkan kebijakan yang lebih bijak dan berpihak kepada masyarakat, serta mampu menjaga Bengkulu Selatan tetap aman, damai, dan harmonis,” tambahnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan MUI masa khidmat 2025–2030, Bupati berharap hubungan kerja sama antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan semakin solid dan berkelanjutan. Ia juga berharap MUI dapat terus berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang selaras dengan semangat kebhinekaan.

Acara pengukuhan tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kepengurusan MUI yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Selatan.

By adminbs